Legalnya Pemerintahan Kita

Begitu banyaknya sejumlah kejadian-kejadian yang terjadi disebuah negara kita ini,bahwa pemerintah kita sudah tidak mau lagi mendengar suara penderitaan rakyatnya dan juga tidak mau mengambil sebuah resiko efek yang sangat tinggi sekali,sesungguhnya sangat kurang atas respontabilitasnya tingkat kesadaran pemikiran mereka.Justru membalikkan fakta dan bukti kenyataannya sudah jelas,terhadap suatu kejadian-kejadian tersebut “sudah sempurnakah negara kita dan sudah sempurnakah pemerintah kita”? kenapa harus ada berdirinya sebuah negara yang menjadi sebuah soal pertanyaan untuk rakyat.

Tak pernah bisa menyelesaikan sebuah pemecahan dan tak pernah ada jawaban ? dalam kemisteriusan teka-teki yang tak pernah terungkap pada persoalan ini sama sekali,namun harus mau dibawa kemana negara kita saat ini larinya dalam pertanggung jawaban pemerintah melarikannya,sekarang kita sudah melihat pemimpin negara kita atau penguasa negara dalam 2 periode menjabat sebagai penguasa terakhir tahun ini tidak mampu menjalankan tugas yang sudah diberikan atas wewenang amanat seluruh rakyat Indonesia.

Mereka terus menindas serta membohongi rakyat atas perkembangan ekonomi negara melanggar peraturannya sendiri,hanya untuk kepentingan dirinya sendiri dan bukas atas kepentingan hajat hidup orang banyak melainkan memperbarui semua hasil programnya dalam 10 peraturan perundang-undangan berlaku hanya melaksanakan perubahan struktur implementasinya dalam uraian landasan operasional tidak sesuai kepada landasan konstitusionalnya,perihal peringatan ini ;

1.UU No 37/2008 tentang Ombudsman RI oleh SBY

2.UU No 13/2006 tentang Lembaga Perlindungan saksi dan Korban Oleh SBY

3.UU No 40/2004 tentang Sistem Jaminan Kesehatan oleh SBY

4.Keppres No 4/2009 tentang Badan Koordinasi Penata Ruang Nasional oleh SBY

5.Keppres No 542009 tentang Satgas Pemberantasan Mafia Hukum oleh SBY

6.Perpres No 20/2005 tentang Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah oleh SBY

7.Perpres No 10/2007 tentang Dewan Pertimbangan Presiden oleh SBY

8.Perpres No 30/2008 tentang Dewan Nasional Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas oleh SBY

9.Perpres No 54/2009 tentang Unit Kerja Presiden Untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan oleh SBY

10.Perpres No 12/2010 tentang Pengendalian pembangunan Badan Nasional Pengelola Perbatasan oleh SBY

Sementara waktu rakyat,sedang menunggu kepastian keputusan 10 peraturan uraian diatas,untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,tapi mengapa selalu melakukan kesalahan terhadap undang-undang dan peraturan mainnya.Tumpang tindihnya suata hal produk-produk hukum dinegara yang tidak mencerminkan kepada pancasila sebagai ideologi kultural aparatur demokrasi kebijakan dan keadilan.

Jakarta 45

SUARA PEMBARUAN

ZOOM2009-08-24Amendemen Kelima UUD 1945
Oleh: Albert Hasibuan
Pakar Hukum Tata Negara

Setelah empat kali amendemen UUD 1945, terjadi pengelompokan sikap masyarakat. Satu kelompok menghendaki UUD 1945 dikembalikan kepada yang asli, kelompok lainnya menginginkan diadakan lagi perubahan atau amendemen kelima UUD 1945, dan kelompok terakhir tetap pada UUD 1945 pasca-amendemen.

Dalam konteks ini, saya mau mengangkat penelitian Valina Singka Subekti, mantan anggota KPU dan PAH I BP MPR, terhadap proses perubahan UUD 1945 oleh MPR.

Hasil penelitian itu kemudian menjadi buku berjudul, Menyusun Konstitusi Transisi, Pergulatan Kepentingan, dan Pemikiran dalam Proses perubahan UUD 1945, yang terbit tahun 2008. Pada Bab 6 tentang Kesimpulan dan Implikasi Teoritis disebutkan, pertama, selama proses perubahan UUD 1945, peran elite fraksi di PAH BP MPR dan DPP partainya, besar. Kedua, warna aliran mempengaruhi secara terbatas pandangan dan sikap fraksi. Ketiga, proses politik di MPR selama perubahan pertama sampai keempat UUD 1945 diwarnai kompetisi…

Lihat pos aslinya 1.298 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s